TAHUKAH KAMU MANFAAT LATIHAN PERNAFASAN DALAM YOGA?

2 bulan yang lalu

Tidak hanya sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan oksigen di dalam tubuh, tetapi cara bernafas yang benar memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh baik secara fisik maupun mental.

Pada latihan yoga, teknik untuk melatih pernafasan dikenal dengan sebutan pranayama. Berasal dari kata “prana” berarti energi kehidupan dan “yama” artinya pengendalian. Dengan berlatih pranamaya, kamu belajar bagaimana teknik pengendalian nafas dengan mengontrol waktu, durasi, dan frekuensi dari setiap tarikan napas.

Bagaimana cara melakukan pranayama? Ada banyak teknik pernafasan dalam yoga, beberapa di antaranya yang sering dilakukan adalah nadishodhana (pernafasan lubang hidung alternatif). Tetapi secara umum teknik pranayama dapat dikelompokkan menjadi 4 tahapan yaitu :

  • Tarik nafas
  • Menahan nafas
  • Melepaskan nafas
  • Menahan nafas

Adapun durasi di tiap tahapan bisa berbeda tergantung tujuan apa yang ingin kamu capai, biasanya sekitar 4-8 detik. Pada tahap awal disarankan untuk mulai berlatih dengan tidak menahan nafas terlebih dahulu. Bertahap dapat ditingkatkan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas paru-paru serta tingkat kenyamanan.

Ketika berlatih yoga, pranayama dikombinasikan dengan asanas (gerakan / postur fisik) yang lain dan juga dhyana (meditasi). Kombinasi ketiganya dalam berlatih yoga diyakini memiliki banyak manfaat, tetapi pranayama sendiri juga memiliki manfaat bagi tubuh lho.

  • Mengurangi stress 

    Studi menyebutkan bahwa pranayama dapat menenangkan sistem saraf sehingga dapat menurunkan respons stres.

  • Meningkatkan mindfulness 

    Saat melakukan pranayama, kamu diminta untuk fokus terhadap nafas, fokus pada saat ini tidak berpikir hal-hal yang lain. Banyak yang menunjukkan hasil memiliki kontrol emosional yang lebih baik.

  • Meningkatkan kualitas tidur 

    Penelitian menunjukkan pranayama juga mampu meningkatkan kualitas tidur pada penderita sleep apnea (henti nafas selama beberapa detik ketika tidur, biasanya ditandai dengan mengorok)

  • Mengatasi tekanan darah tinggi 

    Saat kamu berkonsentrasi terhadap pernapasan, sistem saraf akan menjadi tenang. Hal ini pun akhirnya mampu menurunkan respons stres dan risiko hipertensi.

  • Meningkatkan fungsi paru-paru 

    Berlatih pranayama selama 1 jam dalam waktu 6 minggu mampu meningkatkan fungsi paru-paru secara signifikan. Mengatasi masalah paru-paru, seperti asma, bronkitis alergi, hingga membantu pasien pneumonia dan tuberkulosis untuk mencapai kesembuhan.

Sebagai informasi untuk usia dewasa frekuensi pernafasan yang baik adalah 12 sampai 20 kali per menit, dan lansia berada pada rentang 15 sampai 25 kali per menit. Sudah sesuaikah frekuensi pernafasanmu? Yuk, berlatih pranayama!