MUNGKINKAH ANAK MENGALAMI GANGGUAN MENTAL?

2 bulan yang lalu

Tidak hanya kesehatan fisik, tetapi kesehatan mental anak pun harus menjadi perhatian orang tua. Kesehatan mental adalah bagian yang sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan seseorang secara menyeluruh. Oleh karena itu orang tua punya peran penting dalam mendukung kesehatan mental buah hatinya.

Anak dikatakan sehat secara mental apabila dia dapat memulai dan mempertahankan relasi pribadi dengan orang dewasa, teman-teman seusianya dengan menyenangkan. Ciri-ciri lainnya adalah perkembangan psikomotoriknya sesuai tahapan usia, memiliki kemampuan bermain, belajar sesuai usia dan perkembangan kecerdasannya, serta memiliki pemahaman moral tentang benar-salah maupun baik-buruk.

Salah satu gangguan mental yang mungkin dialami oleh anak adalah depresi. Anak yang terlihat sedih belum tentu depresi. Akan tetapi, jika kesedihan itu bertahan atau mengganggu aktivitas sosial, membuat anak kehilangan minat, menghambat prestasi di sekolah, atau mengganggu hubungannya dengan keluarga, bisa jadi ini berarti anak memerlukan dukungan dari tenaga profesional bidang kesehatan mental.

Apa yang menjadi penyebab depresi? Depresi umumnya terjadi ketika seseorang mengalami stres dalam waktu panjang. Depresi pada anak terjadi sebagai reaksi terhadap suatu peristiwa, misalnya penganiayaan, kekerasan di sekolah, kematian orang terdekat, atau masalah keluarga seperti kekerasan di dalam rumah tangga ataupun perpisahan orang tua.

Orang tua dapat melakukan beberapa pendekatan berikut ini untuk mengatasi depresi pada anak:

  • Ajak anak berbicara dari hati ke hati tentang apa yang mereka rasakan secara terbuka tanpa ada unsur menghakimi.
  • Menghabiskan waktu bersama anak. Ciptakan lingkungan yang hangat, menenangkan, dan kondusif melakukan kegiatan-kegiatan yang disukai anak dan sesuai untuk usianya.
  • Melakukan kegiatan yang menyehatkan. Buat jadual makan dan tidur yang teratur, dan lakukan aktivitas fisik untuk membuat suasana hati menjadi positif.
  • Ajak anak untuk mengekspresikan perasaannya. Bisa melalui cerita, gambar atau berupa tulisan di buku harian.
  • Usahakan agar anak tidak berada dalam situasi yang dapat menimbulkan stres berlebihan, termasuk situasi di mana mereka berpotensi menerima perlakuan yang tidak pantas, atau kekerasan.

Jika kamu memiliki kekhawatiran melihat si kecil yang menunjukkan ciri-ciri depresi, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada tenaga profesional yang menangani kesehatan mental ya. Sebab hanya tenaga profesional yang mampu melakukan diagnosis tersebut.