Manfaat Baby Gym

Temuan ilmu dan teknologi (Iptek) kedokteran masakini ditujukan demi sebesar-besar manfaat bagi umat manusia. Kalau dahulu bayi bertumbuh dan berkembang lebih semata urusan naluri keibuan belaka, sekarang semakin berkembang intervensi Iptek. Tak cukup hanya naluri (nature), bahkan pengasuhan yang tepat dan benar saja (nurture), terlebih perlu pula ikut campur peran Iptek. Lebih lajunya perkembangan (otak) anak dengan bantuan alat, teknologi, membawa perkembangan anak menjadi semakin optimal penuh. Dengan bantuan baby gym salah satunya.

BERUNTUNG bayi zaman sekarang. Lebih dari sekadar fisik, perkembangan otak pun diupayakan bisa teraih optimal. Gen cerdas ayah dan ibu yang anak terima bisa dimaksimalkan menjadi nyata dengan ikut campurnya bantuan alat dan cara. Dengan begitu perkembangan kecerdasan bayi akan terkatrol lebih laju mencapai titik optimalnya.

 

Stimulasi penuh

Syarat utama bayi bertumbuh dan berkembang membutuhkan banyak situmlasi. Tak cuma satu, ragam stimulasi bagi bayi sebanyak yang sudah dikerjakan para ibu dalam kegiatan pengasuhan. Memeluk, menyentuh, mengusap, mengelus, memijat serta mengajak bermain, dan bercakap-cakap, itu semua komponen penting bila bayi ingin cerdas.

Kalau dahulu nyaris tanpa alat, belum ada sentuhan terindah yang bisa menggantikan tangan ibu. Kini ada peran alat dan cara terukur untuk menambahkan bentuk asuhan menjadi lebih paripurna. Semakin lengkap cara dan alat pengasuhan yang bayi terima, semakin lekas berkembang jalinan sel-sel otak terbentuk. Makin banyak jalinan sel-sel otak terbentuk di kepala anak, makin cerdas seorang anak kelak menjadi.

Bahwa kecerdasan bayi tidak ditentukan oleh seberapa banyak sel otak yang diwarisinya. Tak cukup hanya warisan kecerdasan ayah dan ibu belaka, kalau ternyata asupan gizinya di bawah kecukupan. Peran kecukupan asupan protein sebelum bayi berumur 2 tahun, amatlah penting. Menjadi cerdas berkat kecukupan menu protein sebelum berumur 2 tahun, tak pernah ada kesempatan kedua.

 

Bermain juga penting

Buat anak, bukan mainan, atau alat bermain, namun bermainnya sendiri terlebih penting. Tentu tak cukup meninggalkan bayi bermain sendiri ditemani mainan, dan alat bermainnya. Ibu juga perlu hadir. Tak ada cara lain paling paripurna sekalipun yang bisa menggantikan tangan ibu. Substitusi peran ibu oleh pembantu, baby sitter, bukan pilihan bijak. Juga ketika menghadirkan pernik piranti baby gym.

Pada saat alat bermain yang menstimulasi indera penglihatan bayi, ibu juga perlu ada di sana. Ketika bayi merasakan sentuhan dari alat bermainnya, ibu juga ikut menyentuhnya. Kala bayi asyik mendengar bunyi dan suara mainan, ibu juga ada di sampingnya. Ibu juga ikut tersenyum, tertawa, baku menatap mata bayinya setiap kesempatan itu ada. Kehadiran ibu sungguh tak tergantikan, bahkan oleh asuhan yang paling lembut sekalipun.

Baby gym melengkapi, memacu, menambah laju perkembangan, selain meningkatkan keterampilan motorik bayi. Latihan meraba bentuk, merasakan permukaan benda, menajamkan sensasi perasa jemari tangannya. Genggaman, pegangan, sambutan tangan, menajamkan perasaan anak terhadap ibu. Pada saat yang sama bayi juga butuh mendengar suara ibu, belaian, dan kontak batin lainnya yang kian menambah lancar lalu lintas kasih sayang ibu.***

Berita Terkait

Follow us and stay up to date on the latest news

SUBSCRIBE

PRODUK KAMI

Mitra

HUBUNGI KAMI

Senin – Jumat: 08:00 – 17:00
0800-1-800088 (Bebas Pulsa)
0818 06 800088 (sms & whatsapp)
@CombiCareCenter
51F0B55B / COMBICC