Penyakit yang datang di musim hujan

Hujan dan banjir di ibukota Jakarta sudah menjadi penyakit tiap tahun. Padahal banjir menjadi sumber penyakit yang berbahaya bagi anak dan orang tua. Tubuhpun lebih rentan terhadap penyakit ketika musim hujan melanda karena daya tubuh pun menurun. Ketika udara lembab, penyakit kulit karena bakteri dan jamur lebih mudah menyerang karena suhu yang lembab. Penyakit hepatitis A juga bisa menyerang karena virus  yang disebarkan oleh kotoran atau tinja penderita serta makanan dan minuman yang dikonsumsi penderita sudah terkontaminasi virus Hepatitis A. Selain penyakit kulit dan Hepatitis A, ada juga beberapa penyakit yang sering menyerang dimusim hujan seperti :

1. Infeksi Saluran Pernafasan Akut

ISPA atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut disebabkan oleh bakteri, virus, serta berbagai mikroba lain. Penderita biasanya mempunyai gejala batuk, demam, sesak nafas dan nyeri dada.

2. Diare

Penyebab diare karena bakteri yang menginfeksi saluran usus sehingga tinja menjadi cair dan berlendir. Jika infeksi sudah terjadi, biasa nya tinja pun bercampur darah. Jagalah kebersihan serta rajin mencuci tangan sebelum makan dan setelah buang air, agar bakteri jahat tidak berkembang biak. Jika diare semakin memburuk, periksakan diri Healthy People ke dokter serta perbanyak minum air putih. Sekitar 60 hingga 70% kasus diare yang menyerang anak, disebabkan oleh virus.

3. Demam berdarah

Nyamuk Aedes Aegypti sangat suka sekali dengan genangan air, dimana ketika musim hujan datang disinilah nyamuk penyebab demam berdarah ini bersarang. Nyamuk ini menginfeksi manusia melalui gigitannya. Lalu bagaimana cara pencegahannya? Sering-sering menguras bak mandi, perhatikan pot-pot tanaman yang menampung genangan air. Buang barang–barang yang rentan menjadi tempat genangan air dan jagalah lingkungan agar tetap bersih.

4. Leptospirosis

Air seni binatang seperti tikus membawa penyakit leptospirosis. Air seni ini mengandung kuman leptospirosis yang akan menular langsung melalui kontak kulit dan selaput lendir yang menyentuh air, tanah lembab atau lumpur yang dilewati oleh urin tikus. Gejala penyakit leptospirosis adalah: demam tinggi, sakit kepala, menggigil, nyeri otot, muntah dan sakit kuning, diare dan ruam.

5. Demam tifoid

Demam tifoid atau lebih di kenal dengan tipus adalah penyakit yang disebabkan bakteri Salmonella Typhi. Demam tifoid ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman Salmonella, dan biasanya terdapat pada makanan yang tidak bersih. Ketika Healthy People terkena demam tifoid, maka suhu tubuh meningkat pada sore dan malam hari dan menurun ketika pagi dan siang hari, sakit kepala, mual, muntah, nafsu makan menurun, sakit perut, diare pada anak dan sembelit pada orang dewasa.

Agar Healthy People terhindar dari penyakit ini dikala musim hujan melanda, maka perhatikanlah kebersihan diri, anak serta lingkungan. Serta perhatikan area rumah yang sering dilewati air seperti kamar mandi, tempat cuci piring, dapur dan tempat mencuci baju dan jemuran. 

Berita Terkait

Follow us and stay up to date on the latest news

SUBSCRIBE

PRODUK KAMI

Mitra

HUBUNGI KAMI

Senin – Jumat: 08:00 – 17:00
0800-1-800088 (Bebas Pulsa)
0818 06 800088 (sms & whatsapp)
@CombiCareCenter
51F0B55B / COMBICC